Keputusan
TERSERAH bapak mau bilang apa… ini keputusanku, ini jalanku…! Telah lama bapak mengatur arah tujuan diriku. Membentuk sebuah pribadi yang bapak inginkan, padahal itu tidak lebih dari obsesi gagal bapak dimasa lalu… muak aku dengan semuanya… kali ini sudah saatnya aku untuk katakan tidak…!” Teriak abangku, Ferry terdengar lantang sampai ruang kamar tidurku. Ahhh… ada apa lagi gerangan? Pagi-pagi buta seperti ini mereka sudah memulainya lagi
Posted in Cerpen Lepas | Permalink

